Salam pendidikan,

Proses penyusunan Kurikulum SMK

Komponen KOS

  • Karakteristik Satuan Pendidikan dan Program Keahlian
  • Visi dan Misi Satuan Pendidikan
  • Tujuan Program Keahlian
  • Pengorganisasian Pembelajaran
  • Rencana Pembelajaran
  • Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional

A. Karakteristik

Karakteristik Satuan Pendidikan

  1. Menggambarkan keunikan sekolah dan program keahlian dalam hal peserta didik, sosial, budaya, guru, dan tenaga kependidikan. Data diperoleh melalui analisis konteks seperti SWOT (analisis internal dan eksternal sekolah).
  2. SMK yang berada dibawah Yayasan tertentu seperti sekolah Muhammadiyah atau sekolah katolik dapat merumuskan idealisme Yayasan tersebut selama tidak bertentangan dengan Tujuan Pendidikan Nasional.
  3. Menginformasikan program keahlian yang dibuka. Seperti, SMK ini membuka program keahlian  Teknik Otomotif dan Kuliner (kalau sekolah membuka 2 PK)

Karakteristik Program Keahlian

Menginformasikan konsentrasi setiap program keahlian yang dibuka, seperti, PK Teknik Otomotif akan konsentrasi pada perawatan dan perbaikan sepeda motor (dahulu disebut KK).

B. Visi dan Misi Satuan Pendidikan

C. Tujuan Program Keahlian

Rumusan profil kompetensi lulusan yang selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, dikembangkan bersama Dunia kerja. Tujuan merupakan turunan dan selaras dengan Misi.

D. Pengorganisasian pembelajaran

Bagian Intrakurikuler

  1. Penetapan Konsentrasi

Satuan pendidikan diberi peluang untuk merumuskan dan menetapkan konsentrasi yang dipilih. Oleh karena itu, satuan pendidikan perlu merumuskan alasan kenapa konsentrasi itu dipilih  dan diselenggarakan di sekolah. Alasan tersebut dapat berupa prospek peluang kerja lulusan, seperti.

  • Jumlah industry yang akan menyerap lulusan
  • Perkiraan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
  • Potensi dan perkembangan daerah
  • SMK lain diwilayah tersebut yang membuka PK sejenis

2.Penetapan sejumlah mata pelajaran di dalam konsentrasi

Setiap konsentrasi terdiri atas beberapa mata pelajaran. Proses pengembangan mata pelajaran dapat dilakukan dengan cara.

  • Mendeskripsikan dan mendefinisikan okupasi / pekerjaan
  • Mendeskripsikan tugas yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan.
  • Menganalisis kompetensi yang dibutuhkan seorang pekerja untuk melakukan tugas tersebut.
  • Mengorganisasikan kompetensi kedalam unit-unit kompetensi  berupa mata pelajaran

3. Struktur Kurikulum Program Keahlian yang dikonsentrasikan; Dirumuskan struktur kurikulum program keahlian (mata pelajaran dan alokasi waktu)  beserta konsentrasinya di sekolah tersebut. Konsentrasi diwujudkan dalam bentuk sejumlah  mata pelajaran di dalam kelompok Kejuruan.

4. Capaian Pembelajaran; Capaian Pembelajaran mata pelajaran kelompok umum mengacu pada Capaian  Pembelajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah. Capaian Pembelajaran mata pelajaran dasar-dasar kejuruan dikembangkan oleh Pemerintah, sedangkan untuk Capaian Pembelajaran mata pelajaran kejuruan lainnya dikembangkan sekolah bersama dunia kerja sesuai dengan karakteristik konsentrasi yang diselenggarakan.

5. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja; Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya kerja yang akan dilaksanakan di sekolah pada PK tersebut, dalam bentuk tabel.

6. Praktik Kerja Lapangan (PKL); PKL adalah pembelajaran bagi Peserta Didik yang dilaksanakan melalui praktik kerja di dunia kerja dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan dunia kerja. Dibuat jadwal PKL nya.

7. Ekstra Kurikuler; Ekskul yang ditawarkan ke siswa dalam bentuk tabel.

E. Rencana pembelajaran

Peraturan Akademik dan Kalender Pendidikan

Rencana pembelajaran dimulai dari analisis CP menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang dipetakan berupa alur tujuan pembelajaran (ATP) yang sistematis dan logis. ATP dijabarkan lebih lanjut dalam bentuk modul ajar (Rencana pembelajaran). Selain itu rencana pembelajaran dilengkapi juga dengan Peraturan akademik dan kalender pendidikan.

Peraturan Akademik ; Memuat tentang persyaratan dan pemilihan konsentrasi, asesmen, kriteria kenaikan kelas, dan kriteria kelulusan.

Kalender Pendidikan; Diisikan kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi

F. Pendampingan, evaluasi, dan pengembangan profesional

1. Pendampingan; Dirumuskan bentuk Pendampingan pengembangan professional guru oleh sekolah dan dunia kerja .

  • Aspek Pedagogis. Pendampingan untuk pegembangan kompetensi pedagogis guru dilakukan oleh pimpinan sekolah melalui kegiatan supervisi akademis dan supervisi klinis.
  • Aspek Vokasional. Pendampingan untuk Pengembangan vokasional guru dilakukan oleh Dunia kerja. Pendampingan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman tetang dinamika dunia kerja, standar-standar di dunia kerja, dan bagaimana menurunkan pemahaman tersebut dalam kegiatan-kegiatan di dalam kelas.

2. Evaluasi; Evaluasi pembelajaran bertujuan untuk mengukur keberhasilan guru dalam memfasilitasi pembelajaran. evaluasi terhadap program pembelajaran di sekolah, evaluasi terhadap program pembelajaran yang berlangsung di mitra dunia kerja. Oleh karena itu keterlibatan dunia kerja menjadi penting dalam perencanaan dan pelaksanaan evaluasi.

Strategi pengumpulan data.

  • mengumpulkan data internal berupa catatan keberhasilan implementasi pembelajaran, refleksi secara individual maupun terhadap seluruh warga sekolah,
  • data eksternal berupa umpan balik dari dunia kerja serta hasil kompetensi dan kinerja  guru dan tenaga kependidikan dari Rapor  Pendidikan.

3. Pengembangan Profesional; Program peningkatan profesional guru direncanakan oleh pimpinan sekolah berdasarkan Rencana Pengembangan Sekolah dan masukan dunia kerja. Program-program yang dapat disertakan dalam rencana ini antara lain:

  • Sertifikasi guru
  • Sertifikat kompetensi
  • Magang industri
  • Pelatihan kompetensi pedagogis, dan profesional
  • Pelatihan upskilling dan reskilling
  • Studi banding
  • Inovasi karya seni dan pameran
  • Kewirausahaan
  • Seminar
  • Lokakarya
  • Keterlibatan dalam MGMP dan Studi lanjut, dst

G. Lampiran

  • Contoh-contoh rencana pembelajaran ruang lingkup kelas: menggambarkan rencana pembelajaran per tujuan pembelajaran dan/atau per tema (untuk sekolah-sekolah yang sudah menjalankan pembelajaran secara integrasi)
  • Contoh penguatan Profil Pelajar Pancasila penjabaran pilihan tema dan isu spesifik yang menjadi projek pada tahun ajaran tersebut (deskripsi singkat tentang projek yang sudah dikontekstualisasikan dengan kondisi lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik, tidak perlu sampai rincian pembelajarannya)
  • Referensi landasan hukum atau landasan lain yang kontekstual dengan karakteristik sekolah
Related post
Struktur Kurikulum SMK PK

Salam Pendidikan, Pembelajaran pada SMK pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan merupakan pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi, Read more

Sistem penjaminan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Salam Pendidikan, Halo sobat SMK, tahu kha kamu bahwa SMK sejak tahun 2020 (Sektor CoE) telah menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Read more

Kurikulum Merdeka SMK

Salam Pendidikan, Kurikulum Merdeka adalah suatu kurikulum yang saat ini sedang diupayakan pemerintah untuk dapat menyebar luas ke seluruh satuan Read more

Prinsip Pengembangan Kurikulum Operasional Di Satuan Pendidikan

Salam pendidikan, Prinsip pengembangan kurikulum operasional sekolah (KOS) ini bertujuan untuk membantu proses berpikir dalam menyusun kurikulum operasional sekolah. Diharapkan Read more

By dw tobi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!